Yasmin Tak Pernah Berdusta

Yasmin Tak Pernah Berdusta

Senin, 31 Oktober 2011

SURATAN ALAM

Matahari terbit di ufuk timur memancarkan cahaya
Bumi bersuka menyambut datangnya hari
Mega menari –nari bayu bersiul melantun dendang
Burung-burungpun ikut bermain sambil bernyanyi
Langit berkeringat meneteskan embun
Tumbuh-tumhan melepaskan dahaga
Anak-anak manusia terjaga

Guruh menabu gendang kontra bass
Petir menyorot pijaran kelap kelip
Bulan dan Bitang tidur nyenyak
Crakrawala menikmati irama nonstop
Serdadu langit kelelahan
Angin sepoi kehabisan tenaga

Awan mendung terlelap
Guntur bersemangat menjadi murka
Kilat ikut menyambar menyilaukan
Alam semesta berduka cita
Sambil menagis meneteskan airmata
Jagat menggil kedinginan

Segala Makluk berlindung ketakutan
Hujan dan Panas silih berganti
Siang dan malam kejar-kejaran
Pagi pun tiba sinar sejuk terasa
Siang temaran kegerahan
Mentari redup merujuk saat sore

Fajar menyingsing belahan barat
Guna menjemput jelang malam
Menyongsong subuh dini hari
Dingin dan panas bergantian
Habis gelap terbitlah terang
Bumi bulat gampang berputar

Zaman beredar membawa perubahan
Alam semesta menjadi suntuk
Bumi pun ikut pula renta
Makluk pun datang dan pergi
Manusia Hanyalah semu
Hukum Alam itulah Takdir

TUHAN Khalik Yang Kekal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar